RSS

Engine Game

19 Mei

Pengertian Engine Game

Game engine merupakan sebuah komponen inti software dari sebuah game ataupun aplikasi lain yang menggunakan grafik secara real time. Game engine mempunyai development tools dengan tampilan visual dan langsung terintegrasi didalam IDE (integrated development environment) sehingga tools – tools development tersebut dapat digunakan kembali untuk mengembangkan game yang lain. Hal ini membuat game engine sering disebut game middleware karena game engine mempercepat pengembangan sebuah game, mengurangi biaya pemgembangan game, tingkat kompleksitas dari pengembangan game, yang merupakan faktor utama untuk bersaing didalam industri game. Beberapa game engine hanya memberikan fitur untuk melakukan 3D rendering, dan tidak memberikan fitur – fitur yang dibutuhkan untuk membuat game secara keseluruhan. Game engine seperti ini disebut sebagai 3D engine, dan sangat bergantung pada pengembang game untuk menambahkan fitur – fitur yang tidak terdapat didalamnya dengan menggunakan komponen dari game engine yang lain.

Contoh dari game engine tersebut adalah ; RealmForge, Ogre, Jmonkey. Game engine yang memberikan fitur 3D engine dikembangkan dengan menggunakan grafik API (application programming interface) seperti Directx dan openGl, yang memberikan akses ke GPU (Graphical Processing Unit) dari video card. Game engine secara lisensi terbagi menjadi dua yaitu; open source dan komersial. Salah satu contoh game engine open source yang terkenal adalah Crystal Space dan Ogre, sedangkan game engine komersial terkenal dan banyak digunakan saat ini adalah Torque game engine.

Jenis Engine Game

Pada awalnya jenis – jenis game engine dapat dikelompokkan menjadi; game engine FPS (First Person Shooter), game engine RTS (Real Time Strategy), dan beberapa jenis game engine lainnya, tetapi pengelompokan jenis game engine semakin lama menjadi semakin tidak jelas dikarenakan faktor – faktor sebagai berikut :

Game engine yang ada saat ini mampu mengembangkan berbagai macam genre engine, walaupun dikembangkan dari game engine yang hanya dikhususkan pada satu genre saja. engine MMORPG Lineage II merupakan salah satu contoh engine yang dikembangkan dari game engine yang berbeda genre dengan Lineage II, yaitu game engine Unreal II yang ber-genre FPS (First Person Shooter).

Game engine yang dianggap baru terkadang masih menggabungkan teknologi lama dengan teknologi baru yang ada di game engine tersebut, hal ini dikarenakan teknologi yang dianggap maju saat ini akan menjadi standar yang diharapkan pada tahun – tahun mendatang.

Contoh implementasi penggabungan teknologi lama dan teknologi baru adalah, Red Faction (2001) yang memberikan fitur dinding dan tanah yang dapat hancur, ini merupakan hal yang tidak biasa pada game engine saat itu hingga menjadi standar baru game engine di tahun 2004.

Faktor – faktor tersebut di atas, bukan menjadi kelemahan dari game engine, tetapi menunjukkan perkembangan game engine terus meningkat dan pengembang engine mampu memaksimalkan kemampuan dari game engine.

Komponen – Komponen Engine Game

Game engine memberikan fitur – fitur yang biasa terdapat didalam engine, seperti 3D atau 2D rendering, LAN (local area network), efek suara, animasi, artificial intelligence, networking, scripting, dan lain sebagainya. Fitur – fitur ini adalah komponen utama dari game engine, dan masing – masing game engine bisa memiliki komponen yang berbeda. Secara garis besar komponen – komponen game engine terbagi menjadi 4 bagian :

1. Grafik Rendering

Rendering merupakan fitur utama dari game engine untuk menampilkan model secara 2D atau 3D. Rendering grafik membaca obyek atau model yang akan dimasukkan, menampilkan obyek atau model tersebut setiap pixelnya dilayar sehingga menghasilkan obyek atau model dengan detil.

2. Physic Game

Game engine memungkinkan untuk menentukan event yang terjadi pada obyek-obyek engine, dan mensimulasikan efek sebenarnya pada obyek-obyek tersebut sesuai karakteristik tiap obyek, seperti : memantul, pecah, dan lain sebagainya.

3. Platform Abstraction

Platform abstraction mempermudah untuk mengembangkan engine disetiap platform yang berbeda, dan beberapa game engine bisa mengembangkan engine pada platform konsole.

4. IDE (Integrated Development Environment)

Game engine menyederhanakan dan memudahkan proses pengembangan engine, seperti koding, penambahan visual atau efek suara, memasukkan AI (Artificial Intelligence) ke dalam engine, pengembangan engine dengan networking dan lain sebagainya.

Namun suatu game engine tidak wajib memiliki komponen – komponen seperti yang disebutkan diatas. Komponen – komponen tersebut merupakan garis besar dari beberapa engine game yang ada saat ini, sehingga bila terjadi kekurangan komponen pada game engine yang digunakan pengembang engine perlu melengkapi komponen tersebut dengan tools – tools yang lain.

Sumber :
http://www.google.com
http://www.wikipedia.org

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 19, 2013 in hanya tulisan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: